Menjelma Ramaimu di Hari yang Sunyi

Jika ada kehidupan setelah mati, izinkan aku untuk menjadi matahari:

yang kau tunggu fajarnya,

yang kau rindu senjanya,

pertanda untukmu, bahwa aku selalu kembali.


Jika ada kehidupan setelah mati, izinkan aku untuk menjadi bulan:

melihatmu dari jauh,

menerangi wajah sendu mu,

pertanda untukmu, bahwa kita dalam rangkulan.


Jika ada kehidupan setelah mati, izinkan aku untuk menjadi langit:

melihatmu tanpa kata,

membersamaimu tanpa jeda,

pertanda untukmu, bahwa cakrawalaku tak pernah sempit.


Jika ada kehidupan setelah mati, izinkan aku untuk menjadi bintang:

secercah cahaya yang kau cari,

tanda kecil bahwa kau tak sendiri,

pertanda untukmu, bahwa malam akan tenang.


Kasihku...,


Bagaimana jika tak ada kehidupan setelah mati?

izinkan aku di kehidupan ini untuk selalu ada,

menjadi nama yang kau sebut di sela-sela doa,

menjelma ramaimu di hari yang sunyi.





Komentar

Postingan Populer