Karena ia Tumbuh diantara Jantung dan Hati
aku bisa mengabadikanmu dengan kamera
memotret sejarah peradaban tanpa kata
menangkap cahaya sebelum menjadi luka
tercetak rapi dalam bingkai yang kusimpan duka
aku bisa mengabadikanmu dengan pena
menulis sejarah kehidupan tanpa lensa
merangkai kalimat dengan cinta sederhana
mewarnai rindu ditemani secangkir nestapa
namun
jika tak kau pilih keduanya
aku bisa mengabadikanmu dengan doa
terucap melalui semilir angin yang berjumpa
memeluk namamu pada abadi
tempat kasih tak perlu bukti
karena ia tumbuh di antara jantung dan hati
Komentar
Posting Komentar