Antara Aku dan Tuhan
engkau sudah tau,
aku tak datang membawa tuntutan,
hanya hati yang telah menampung kejadian
kemarin
dan hari ini.
lapangkan dadaku,
agar semua yang terjadi
tak berubah menjadi beban
atau amarah yang tak sempat terucap.
bila esok masih sama kelabunya,
jangan biarkan aku sibuk menunjuk siapa salah,
cukupkan aku dengan keikhlasan
untuk berdiri tanpa membenci siapa pun.
karena aku percaya,
setiap detik yang runtuh hari ini
adalah sentuhan tangan-mu
yang tak selalu lembut,
namun selalu perlu.
dan tentang bahagia
yang masih bersembunyi di balik tanda tanya,
aku memilih menunggu
tanpa memaksa.
sebab aku yakin,
di balik penundaan dan kehilangan,
engkau sedang menyiapkan
sesuatu yang lebih besar,
lebih baik,
lebih luas,
untuk hatiku yang sedang belajar tenang.
Komentar
Posting Komentar