Di Antara Detik dan Seribu Tahun

1 detik aku menatapmu

1000 tahun aku tenggelam

bukan ke dalam matamu saja

tapi ke dalam sabar yang tak pernah selesai belajar menunggu


aku menanam rindu di setiap musim

meski tahu, tak semua bunga akan mekar

namun aku tetap menyiramnya

dengan doa yang tak pernah selesai menuntut balasan


jika waktu adalah lautan

biarlah aku jadi perahu yang rapuh

yang tetap berlayar

meski tahu dermaga itu belum tentu bernama aku


seribu tahun pun tak akan membuatku lelah

karena setia bukan soal cepat sampai

melainkan tentang bertahan

meski langkah tak pernah dijemput


dan bila suatu hari kau menoleh

aku masih disini-

lelaki yang menua bersama penantian

menjaga cintanya

seperti api kecil di tengah hujan

tak besar

namun tak pernah padam

Komentar

Postingan Populer