Bahasa yang Tersisa di Antara Kita

barangkali di antara kata yang kita ucap

ada sunyi yang tak sempat terjamah

lidahku fasih untuk menyusun alasan

namun gugup menyentuh hatimu yang lelah


kita berbicara dengan bahasa berbeda


kau berbicara dengan rasa

pelan... seperti angin di ujung hari

sementara aku sibuk menjawab dunia 

dengan logika yang dingin nadanya


dan entah sejak kapan

percakapan berubah menjadi jarak

kau menunggu dipahami tanpa meminta

aku menunggu kau mengerti tanpa berkata


kasihku...  ternyata bukan cinta yang hilang dari kita

hanya saja

bahasa kita yang patah di tengah jalan

tersangkut di dada yang sama-sama rindu

namun takut membuka perasaan


sudikah waktu untuk melunak sebentar

ingin kupelajari lagi tutur hatimu

andai esok hari kau memilih diam

aku tahu itu bukan menjauh

melainkan sedang meminta dipeluk perlahan


Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer